Minggu, 06 April 2014

A Dreamer

Mungkin perasaanku telah ku abaikan, karena ku rasa semua yang kurasakan itu salah. Ku menyukaimu, tapi semua yang terlihat tidak seperti itu. Aku memang aneh. Aku merasa cukup hanya menjadi secret admirer mu saja. Penggemar diam-diam, ya hanya itu yang bisa kulakukan untuk bisa menggapaimu dalam mimpiku. Aku hanya seorang pemimpi, seorang yang selalu bermimpi bisa berada di sampingmu. Seorang pemimpi yang selalu memimpikanmu, memimpikan semua yang kuinginkan bersama mu.
Jika aku di bandingkan dengan semua teman wanitamu, tentu aku bukan siapa-siapa. Aku tidak akan terlihat, dan aku akan terlupakan.
Senyum yang biasanya kutampilkan hanya sebuah kamuflase. Kamuflase untuk semua sakit yang kurasakan. Sakit saat dirimu tertawa bersama dirinya, bergandengan tangan dengan nya. Dan aku hanya menatapmu dari jauh. Dan hanya bisa mendengar semua curahan hati temanku tentang semua kekasihnya tanpa bisa kurasakan apa itu cinta yang mereka rasakan.
I'm Okay. Daijoubu desu. Aku baik-baik saja, selama air mataku masih bisa mengalir. Karena lewat air mata, aku bisa membuang semua rasa sakit ini.
Sekali lagi, aku hanya bisa tersenyum dan berharap aku bisa merasakan apa arti cinta itu bersamamu. Ya, hanya bisa berharap karena aku hanya seorang wanita pemimpi. ^^